Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Kediri, Bambang Priyambodo (kiri) dan Ketua Panitia KSF #8, Bimo saat menggelar konferensi pers. Foto: Muji Harjita/BANGSAONLINE
KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Ajang tahunan Kediri Scooter Festival (KSF) #8 kembali digelar di GOR Joyoboyo.
Festival yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (10–12 Oktober 2025) dipadati ribuan scooterist dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan sejumlah peserta dari Thailand dan Malaysia turut hadir memeriahkan acara.
BACA JUGA:
- BPJS Kesehatan Gandeng Kejari Kota Kediri Tingkatkan Kepatuhan Badan Usaha Peserta JKN
- Ada Car Free Night di Kota, Penumpang KA Diminta Antisipasi Perubahan Akses ke Stasiun Kediri
- Ponpes Al-Falah Ploso Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026
- Bayi Perempuan yang Diduga Dibuang di Ngasem Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Orang Tua
Seperti tahun-tahun sebelumnya, KSF #8 menghadirkan beragam agenda menarik, mulai dari pengajian bersama Gus Kautsar, rolling thunder, scooter contest, show of scooter display contest, live painting vespa, hingga scooter funcross.
Ketua Panitia KSF #8, Bimo, menjelaskan bahwa rangkaian acara dimulai pada Jumat (10/10/2025) dengan penampilan seni tradisional jaranan pecut Samandiman, kemudian dilanjutkan dengan pengajian oleh Gus Kautsar dari Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.
“Untuk hari Sabtu, acara dimulai dengan Dyno Battle, yaitu kompetisi untuk menguji kekuatan mesin vespa. Tenaga kuda atau horsepower dari setiap motor akan diukur dan diadu menggunakan mesin dinamometer (dyno),” ujar Bimo saat konferensi pers di Ruang Kilisuci, Pemkot Kediri, Jumat (10/10/2025).
Ia menambahkan, kompetisi tersebut tidak hanya untuk menentukan vespa dengan tenaga paling kuat, tetapi juga sebagai ajang promosi bagi bengkel-bengkel vespa di Kediri.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




