Spiritualitas Pelindo, Istighatsah Dipimpin Prof Kiai Asep, Diikuti Komut-Dirut hingga Karyawan

Spiritualitas Pelindo, Istighatsah Dipimpin Prof Kiai Asep, Diikuti Komut-Dirut hingga Karyawan Tampak Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA dan para jajaran komisaris dan direksi PT Pelindo saat istighatsah di Pendulum Nusantara Hall PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (Pelindo Pembelajaran & Konsultansi) di Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/10/2025). Foto: bangsaonline

“Tanpa izin Allah tak mungkin kita mencapai selevel ini,” kata Arif Suhartono.

Ia berharap kerja keras semua karyawan dan kemajuan PT Pelindo menjadi sumbangsih terhadap negara dan bangsa Indonesia.

Lain syakartum laazidannakum,” katanya mengutip Al Quran surat Ibrahim ayat 7 yang artinya: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambahkan (nikmat) kepadamu.

Dalam acara yang dimulai pukul 8.20 WIB itu Kiai Asep menjelaskan tentang . Menurut dia, adalah doa atau zikir bersama untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT dalam berbagi hal.

“Allah senang kalau diminta. Tapi kalau manusia biasanya tidak senang kalau diminta,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP Pergunu) itu.

Kiai Asep memimpin secara detail. Setiap dzikir atau shalawat yang dilantunkan dijelaskah hikmah dan manfaatnya.

“Agar kita bisa memahami dan lebih meresap dan khusuk,” kata Kiai Asep.

Diawali baca surat al-Fatihah tiga kali. Menurut Kiai Asep, Fatihah bisa dibaca untuk tujuan apa saja. Kemudian dilanjutkan baca surat al-Ikhlas sebanyak 9 kali.

“Membaca surat al Ikhlas tiga kali sama dengan mengkhatamkan al Quran,” jelas Kiai Asep.

Dalam acara yang diikuti ratusan pimpinan dan karyawan serta sub holdingnya itu Kiai Asep juga mengajak peserta membaca berbagai istighfar, termasuk istighfar Nabi Yunus bin Matta saat dimakan ikan. Yaitu Laa ilaaha illaa anta subhaanaka inni kuntu minazh zhaalimiin.

“Agar Allah SWT memberi jalan keluar ketika kita dalam kesulitan,” kata Kiai Asep.

Kiai Asep juga mengajak peserta istighatsag membaca hauqalah, yaitu laa haula walaa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adzim. Artinya, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

“Allah senang sekali kalau kita mengakui dan merasa tidak punya daya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah,” kata Kiai Asep sembari mengatakan bahwa hanya Allah SWT tumpuan kita.

Kiai Asep mengakhiri itu dengan doa mustajab yang dilantunkan para ahli surga. Yaitu Washallallaahu 'ala sayyidinaa muhamma-din wa'alaa aalihi wa shahbihii wa sallam, wal hamdu lillaahirabbil 'alamiin.

Pautauan BANGSAONLINE, para peserta tampak khusuk dan mengikuti sampai selesai. Acara yang berakhir pukul 10.00 WIb itu ditutup doa oleh Kiai Asep. 

Diantara doa Kiai Asep, semoga selalu diberi keberuntungan dan bermafaat bagi bangsa dan negara Indonesia.

Kiai Asep hadir dalam acara di bersama rombongan, antara lain Mayjen TNI (Purn) Surawahadi, Komisaris Independen PT Pindad, Dr KH Afif Zamroni, Staf Khusus Kemendes RI, M. Mas'ud Adnan, M.Si, CEO HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE, Dr Saepulloh, Ketua PW Pergunu Jawa Barat, Muhammad Ghofirin, Sekjen One Pesantren One Product (OPOP) dan Mohammad Fachruddin, kader Muhammadiyah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Sedekah dan Zakat Rp 8 M, Kiai Asep Tak Punya Uang, Jika Tak Gemar Bersedekah':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO