Petugas gabungan saat mengevakuasi korban yang tertimpa reruntuhan bangunan musala di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo.
Tim SAR menduga masih ada korban yang tertimbun, mengingat data dari pihak pesantren mencatat sekitar 140 santri berada di area musala saat kejadian.
Suasana haru menyelimuti posko darurat yang didirikan di Kampus 2 Al Khoziny. Ratusan wali santri menunggu dengan cemas kabar tentang anak-anak mereka.
Posko dilengkapi dengan dapur umum dan layanan kesehatan bagi keluarga korban dan relawan. Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan masih berjaga di lokasi.
Dua alat berat telah disiagakan, namun penggunaannya menunggu instruksi karena kondisi reruntuhan yang rawan dan berisiko membahayakan korban yang masih hidup.
Hingga kini, penyebab pasti robohnya bangunan belum diketahui dan masih dalam proses investigasi. (cat/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




