Bupati Pamekasan Dorong Sinergi Ulama-Umara untuk Pembangunan Desa Mandiri

Bupati Pamekasan Dorong Sinergi Ulama-Umara untuk Pembangunan Desa Mandiri Bupati Pamekasan saat menghadiri forum silaturahmi antara para ulama dan umara.

“Posisi ulama sangat penting di Madura. Karena itu, silaturahmi seperti ini harus dilakukan secara intensif, tidak hanya lewat acara formal,” ucapnya.

Adapun 3 kegiatan rutin yang digagas sebagai pengikat kebersamaan antara ulama dan umara yakni, forum silaturahmi, pembacaan shalawat nariyah bulanan di pendopo bupati dan wakil bupati, serta khotmil Qur’an bulanan.

“Semua ini kita lakukan agar Pamekasan mendapat barokah dan kebaikan,” kata Kholilurrahman.

Forum dilanjutkan dengan sesi penyampaian aspirasi yang dipimpin Sekdakab Pamekasan, Masrukin. Beberapa persoalan daerah mencuat, seperti pasar mangkrak akibat parkir liar, masalah sampah, dan kebutuhan akses jalan baru ke Masjid Jamik Pakong.

Perwakilan MUI Pakong, Jabir, menyebut kemacetan saat Sholat Jumat perlu segera diatasi. Menanggapi hal tersebut, Kepala Disperindag Pamekasan, Ahmad Basri Yulianto, menyatakan kios pasar mangkrak lebih disebabkan oleh perilaku pedagang.

“Banyak pedagang yang mengejar pembeli hingga buka kios ke pinggir jalan,” tuturnya.

Acara ini juga dihadiri jajaran pimpinan OPD, tokoh ulama, perwakilan ormas Islam, aparat dari TNI-Polri, serta para kepala desa se-Kecamatan Pakong. (bel/dim/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO