Ketua Rais Syuriah MWC Gending, Abdul Qodir Jaelani. Foto: ANDI SIRAJUDIN/BANGSAONLINE
Surat tersebut ditujukan kepada panitia Konfercab PCNU Kota Kraksaan sebagai tindak lanjut dari Surat PCNU Nomor 112/PC.01/A.101.03/1621/09/2025 tentang undangan peserta Konfercab sesuai Perkumpulan NU No. 6 Tahun 2022 Pasal 5 Ayat 3. Adapun lima nama yang diusulkan ke Tim AHWA adalah:
- KH. Munir Kholili (Krejengan)
- KH. Abd Wasik Hannan (Krejengan)
- KH. Sakdullah (Kraksaan)
- KH. Mohammad Ghasali Bahar (Banyuanyar)
- KH. Abdullah Mahmud (Maron)
Ketua Panitia Konfercab PCNU Kota Kraksaan, Taufik Amin, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa penunjukan lokasi bukan merupakan kewenangan panitia.
“Tempat itu merupakan usulan kepada PBNU dan telah diterima. Panitia hanya pelaksana. Silakan konfirmasi ke Syuriah dan Tanfidyah sebagai sumber kredibel,” katanya.
Terkait selebaran nama Tim AHWA, Taufik menjelaskan bahwa daftar tersebut merupakan hasil sosialisasi oleh Steering Committee (SC) sesuai tata tertib.
“Sesuai tatib, MWC harus mengusulkan lima nama. Kalau cuma ada lima kiai, itu hanya contoh. MWC boleh menuliskan nama yang berbeda, tapi harus bertanggung jawab jika nama yang diusulkan tidak hadir nantinya,” pungkasnya. (ndi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




