Khofifah Tegaskan Peran Muslimat NU Suarakan Perdamaian Global

Khofifah Tegaskan Peran Muslimat NU Suarakan Perdamaian Global Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa.

YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Ketua Umum Dewan Pembina PP , Indar Parawansa, bersama Ketua PP , Arifah Choiri Fauzi, menyaksikan pembacaan deklarasi PW Jawa Tengah dan DIY yang berisi 9 imbauan kepada PBB untuk menghentikan perang dan mendorong perdamaian dunia.

Deklarasi tersebut disampaikan dalam pengukuhan paralegal se-Jawa Tengah di Semarang pada Sabtu (11/4/2026), serta pengukuhan paralegal se-Yogyakarta di UIN Sunan Kalijaga, Minggu (12/4/2026). 

Momentum ini sekaligus memperkuat peran perempuan dalam akses keadilan dan diplomasi kemanusiaan global.  menegaskan pentingnya peran perempuan melalui dalam menyuarakan perdamaian dunia. 

“Hentikan perang, mari kita wujudkan perdamaian dunia. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, PP akan mengirim surat resmi kepada Sekjen PBB, António Guterres, melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. 

Surat ini memuat sembilan poin imbauan, antara lain penghentian konflik bersenjata, diplomasi damai, perlindungan warga sipil, tenaga medis, fasilitas pendidikan, keselamatan jurnalis, akses bantuan kemanusiaan, penegakan hukum internasional, peran aktif perempuan dalam perdamaian, serta program rehabilitasi pascakonflik.

“Pernyataan dan imbauan ini kami sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen kami terhadap kemanusiaan dan perdamaian dunia. Semoga upaya bersama ini dapat menghadirkan dunia yang lebih damai, adil, dan beradab,” kata .

Selain itu, pengukuhan paralegal juga menjadi bagian penting dalam memperkuat akses keadilan di masyarakat. menekankan paralegal berperan sebagai pendamping hukum sekaligus juru damai dalam menyelesaikan konflik sosial. (dev/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Gila NU dan Orang NU Gila, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (16)':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO