
KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri kembali menggelar parade cikar di tahun 2025 yang di berangkatkan oleh Wakil Bupati (Wabup) Kediri, Dewi Mariya Ulfa, di depan Situs Arca Totok Kerot, Dusun Kunir, Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Sabtu (30/8/2025).
Dalam parade yang diikuti oleh 50 peserta dan peserta kehormatan dari Klaten Jawa Tengah itu, Wabup Kediri mengatakan bahwa parade ini dilaksanakan sebagai rangkaian kegiatan untuk memperingati HUT RI ke-80.
"Kegiatan kali ini sangat membanggakan, karena pesertanya naik dibanding tahun 2024 lalu. Parade cikar tahun 2024 lalu diikuti 41 peserta, sekarang (2025) 50 peserta dan ada tamu kehormatan dari Klaten, Jawa Tengah," kata Mbak Dewi, sapaan akrab Wabup Kediri.
Mbak Dewi menjelaskan, cikar merupakan alat transportasi darat yang digunakan masyarakat untuk mengangkut hasil bumi. Akan tetapi, saat ini sudah jarang ditemui, karena petani sudah menggunakan kendaraan modern untuk mengangkut hasil panennya.
Parade ini merupakan ke 4 kalinya yang digelar di Kabupaten Kediri. Tujuannya untuk melestarikan kebudayaan bangsa, yakni alat transportasi tradisional cikar dan memberikan edukasi kepada generasi saat ini terhadap alat-alat transportasi jaman dahulu yang menggunakan tenaga hewan ternak atau sapi lokal.
"Diharapkan dengan adanya kegiatan parade cikar ini, dapat menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya, yang pastinya akan diselenggarakan setiap tahun di Kabupaten Kediri," pungkasnya.
Iring-iringan cikar ini menempuh jarak sekitar 4 km menuju kawasan Simpang Lima Gumul di Kecamatan Ngasem. Selain berparade, setiap peserta dinilai keindahan cikarnya oleh juri untuk penentuan juara 1, 2 dan 3, serta juara harapan 1, 2, dan 3. (uji/msn)