Baliho 'Selamat Datang di Desa Maling' yang dipasang warga
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Resah dengan maraknya aksi pencurian di lingkungan tempat tinggalnya, warga Dusun Pokapoh, Dusun Gunung Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan memasang spanduk bertuliskan 'Selamat Datang di Desa Maling'
Baliho yang membentang di jalan Dusun setempat terpasang sejak Selasa (19/8/2025) hingga viral di media sosial.
BACA JUGA:
- Polsek Tamberu Pamekasan Bongkar Dugaan Penimbunan Solar Subsidi, 525 Liter Disita
- Pemilik Travel Umrah di Pamekasan Jadi Tersangka, Kerugian Jemaah Rp300 Juta
- Kurang dari Sepekan, 9 Pelaku Kejahatan Jalanan Diringkus Polres Pamekasan
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
Tokoh Masyarakat Marsuto Alfianto mengatakan, pemasangan baliho tersebut dipicu lantaran warga sekitar sering kehilangan kendaraan sepeda motor dan juga emas sekitaran tahun 2022
"Di daerah sini sering kehilangan tapi belum ditangkap pelakunya, Saat itu sudah melaporkan ke polisi tapi belum ada pelaku yang ditangkap," katanya.
Alfian mengungkapkan, seminggu sebelum 17 Agustus 2025, pada saat bersamaan ada dua motor milik warga yang hilang.
"Dua sepeda motor dalam semalam hilang. Kebetulan korban membeli motor dari hasil tanah ke saya," tuturnya.
Ia juga menambahkan, sepeda motor yang hilang adalah milik karyawan di perusahaannya, PT. Jawara yang sekaligus di dekat rumahnya.
"Masyarakat berkumpul akhirnya muncul istilah desa maling. Saat itu saya buatkan baliho bertuliskan selamat datang di desa maling," ujarnya.
"Maling tersebut beraksi saat listrik padam, CCTV mati sehingga maling tersebut tahu, pas tahu - tahu sepeda itu hilang dan dilaporkan ke Polsek Palengaan, hingga Polres Pamekasan sudah melaporkan juga, namun, sampai sekarang tidak ada pemanggilan terhadap siapapun," imbuhnya.






