Dr. Lia Istifhama, Anggota DPD RI Dapil Jawa Timur. Foto: Lia for BANGSAONLINE.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anggota DPD RI Dapil Jawa Timur, Lia Istifhama, memberikan tanggapan terhadap kebijakan Kementerian Komunikasi, Informatika, dan Digital (Komdigi) serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang memblokir akses game Roblox di Indonesia.
Ning Lia, sapaan akrabnya, menilai langkah ini penting demi melindungi anak-anak dari paparan konten digital yang tidak sesuai usia, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem permainan daring yang edukatif.
BACA JUGA:
- Soroti Polemik Pemecatan Guru Yogi Susilo, Ning Lia Desak Investigasi Transparan Demi Keadilan
- DPD RI Lia Istifhama X KPID Jatim: RUU Penyiaran Harus Segera Disahkan
- Viral Banner Dicium ODGJ, Senator Cantik Ning Lia Istifhama Cerita ke Pak Purnomo, Sang Polisi Baik
- Ingat Proses Perjuangan Sulit, Anggota DPD RI Lia Istifhama Enggan Khianati Amanah Masyarakat
Menurutnya, Roblox memang memiliki dua sisi yang perlu dikaji secara objektif. Dari sisi positif, game ini mampu melatih kemampuan psikomotorik, kognitif, hingga kreativitas anak, karena pemain dapat merancang dunia virtual dan membuat permainan sendiri.
Perempuan yang karib disapa senator cantik tersebut juga pernah melihat sendiri putranya bermain Game Roblox itu, hingga akhirnya melarang untuk menontonnya.
"Secara konsep, Roblox bisa mengasah daya pikir, imajinasi, dan keterampilan problem solving anak. Kalau kita mem-breakdown teori kebutuhan manusia ala Maslow, di mana interaksi sosial dan kreativitas menjadi bagian dari aktualisasi diri," terang Ning Lia, Sabtu (9/8/2025).
Namun, Ning Lia menyoroti sisi negatif yang tidak bisa diabaikan, seperti keberadaan adegan kekerasan, pukulan, bahkan potensi konten pornografi yang dapat diakses tanpa filter ketat.
Ia mengingatkan, anak-anak cenderung mudah meniru perilaku yang mereka lihat, termasuk dalam permainan digital.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




