Pedagang Pernak-pernik Kemerdekaan Mulai Menjamur di Bojonegoro, Ada yang Datang dari Garut

Pedagang Pernak-pernik Kemerdekaan Mulai Menjamur di Bojonegoro, Ada yang Datang dari Garut Salah satu pedagang pernak-pernik kemerdekaan yang membuka lapak sederhana di trotoar Jalan HOS Cokroaminoto, Kecamatan Bojonegoro Kota. Foto: JOKO KUNCORO/ BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Bendera merah putih mulai berkibar di depan rumah hingga tiang-tiang jalan, menjelang peringatan , 17 Agustus mendatang.

Setiap bulan Agustus, pedagang bendera umbul-umbul, hingga dekorasi panggung, menjamur di sejumlah titik jalan perkotaan , Jawa Timur.

Rata-rata pedagang pernak-pernik berbagai jenis bendera merah putih tersebut berasal dari luar kota. Salah satunya adalah Ampi, pedagang asal Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Dia berani menempuh jarak sekitar 600 kilometer setiap tahunnya, hanya untuk membuka lapak sederhana di trotoar Jalan HOS Cokroaminoto, Kecamatan Kota.

"Saya, setiap tahun selalu ke , sejak 2016 lalu," ujar Ampi, Senin (4/8/2025).

Saat ditemui, dia sedang menata rapi tumpukan bendera berbagai ukuran, umbul-umbul, hingga dekorasi panggung.

Ia mengungkapkan, desa tempat tinggalnya di Garut, memang menjadi pusat produksi bendera.

"Momen kemerdekaan menjadi tempat mencari rezeki dengan usaha turun-temurun. Ada tujuh teman saya yang sekarang juga berjualan di ," ujarnya.

Meski hanya berlangsung sekitar lima pekan, Agustus menjadi bulan paling menentukan dalam hidup mereka. Jika cuaca mendukung dan arus pembeli lancar, hasilnya bisa menutup kebutuhan rumah tangga selama berbulan-bulan.

"Harganya bervariasi, mulai Rp10.000 sampai paling mahal Rp250 ribu. Biasanya mulai ramai kalau sudah dekat tanggal 17 Agustus," pungkasnya. (jku/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Perahu Penyeberangan Tenggelam di Bengawan Solo, Belasan Warga Dilaporkan Hilang':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO