DPRD Tuban Gelar Paripurna P-APBD 2025 dan KUA PPAS 2026. (Ist)
Berdasarkan penyampaian Wabup di Paripurna, proyeksi pendapatan tahun 2026 direncanakan sebesar Rp3.282.609.117.260. Terdiri dari PAD sebesar Rp813.070.000.000, dan pendapatan transfer diproyeksikan Rp2.469.539.117.260.
“Sehingga secara total pendapatan daerah tahun 2026 mengalami kenaikan sebesar 0,57% atau senilai Rp18.624.966.792. dibandingkan pendapatan daerah yang dianggarkan pada APBD murni 2025,” sambungnya.
Selain itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2026 juga diproyeksikan meningkat sebesar 13,38% dari target pada APBD 2025 sebesar Rp717.133.247.468 menjadi sebesar Rp813.070.000.000. Atau naik hampir 100 miliar rupiah.
Sugiantoro berharap, Raperda P-APBD Tuban 2025 ini bisa segera mendapatkan persetujuan bersama. Sementara KUA dan PPAS ada pendalaman dari tim Banggar yang kemudian dilanjutkan dengan pembahasan di masing-masing komisi secara detail untuk kebijakan umum anggaran tahun 2026.
“Untuk P-APBD Tuban 2025 Kita targetkan bisa selesai dam disetujui bersama di minggu awal bulan Agustus ini,” tutup Sugiantoro. (coi/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




