Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat meninjau proses pemeriksaan kesehatan gratis terhadap para siswa SRMA 24. Foto: Muji Harjita/BANGSAONLINE.com
Menutup kunjungannya, Dhito memberikan pesan hangat dan sederhana kepada para siswa yang akan memulai perjalanan barunya: “Belajarlah yang rajin. Angkat derajat keluargamu. Itu saja pesan saya,” katanya.
SRMA 24 Kediri bukan sekadar sekolah, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh rakyat, khususnya mereka yang selama ini berada di lapisan terbawah.
Dengan komitmen kuat dari pemerintah, sekolah ini diharapkan menjadi ruang tumbuhnya masa depan yang lebih cerah.
Seluruh siswa akan menjalani proses belajar mengajar di sekolah. Untuk makan dan tidur sudah disediakan oleh Pemerintah. Asrama siswa sudah tersedia di belakang ruang belajar.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Arianto, menambahkan,
SRMA 24 diperuntukkan khusus bagi siswa dari keluarga prasejahtera. Seleksi dilakukan secara ketat melalui verifikasi data sosial dari Kementerian Sosial, dengan prioritas pada keluarga yang masuk dalam Desil 1 dan 2 Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
"Proses seleksi dilakukan secara langsung melalui kunjungan rumah (home visit) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Sosial. Kita datangi satu per satu. Kita cek kondisi sosialnya, dan pastikan ada kesediaan dari siswa dan orang tua untuk tinggal di asrama. Ini butuh komitmen,”ucap Ariyanto.
Dari proses itu, lanjutnya, terpilih 60 siswa perempuan dan 40 siswa laki-laki yang akan menjadi angkatan pertama. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




