Senin, 14 Oktober 2019 19:03

Terkait Kaos Jalan Sehat, Ketua KPU Trenggalek: Silahkan Kami Dipermasalahkan

Kamis, 15 Oktober 2015 20:16 WIB
Terkait Kaos Jalan Sehat, Ketua KPU Trenggalek: Silahkan Kami Dipermasalahkan
Ketua KPUD Trenggalek, Suripto. foto: herman/BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Trenggalek, Suripto, akhirnya angkat bicara terkait soal kaos warna merah hitam yang ditolak secara keras oleh kubu pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Trenggalek Kholiq-Handoko dalam acara jalan sehat sosialisasi Pilkada Trenggalek, Selasa (13/10) lalu, .

Ditemui di ruang kerjanya siang tadi (15/10), Suripto mengatakan jika pihaknya merasa tidak melanggar aturan atas pembuatan kaos warna merah hitam tersebut. "Silahkan kami dipermasalahkan,” tantangnya.

"Kami mau buat kaos warna apa, jika kami membuat kaos warna biru atau yang lain nanti dikira kami tidak netral, ini kan repot juga,” imbuhnya.

Menurut Suripto, kaos yang diproduksi oleh KPUD Trenggalek ini sesuai dengan kaos yang pernah digunakan oleh KPU pusat. ”KPU pusat saja membuat kaos warnanya merah maron,” cetusnya sembari menunjukkan kalender bergambar kegiatan KPU pusat dengan mengenakan kaos merah maron dengan kombinasi putih pada bagian bawah kaos tersebut.

(Baca juga: Warna Kaos Dianggap Tidak Netral, Kholik-Handoko Boikot Jalan Sehat KPU)

Saat ditanya apakah warna kaos merah hitam ini memang direncanakan KPUD, Suripto mengelak. Ia mengatakan jika semula pihaknya ingin membuat kaos seperti KPU pusat yakni merah maron dengan kombinasi warna putih. "Namun karena waktunya yang mepet maka jadilah kaos warna merah hitam ini,” terangnya.

Menanggapi pernyataan ketua KPUD Trenggalek ini, Sukarodin, Ketua badan pemenangan pemilihan umum (Bapilu) pasangan calon Kholiq-Handoko, mengatakan jika alasan KPU Trenggalek tersebut hanya mengada-ada.

“Itu kan hanya sebuah alasan mereka saja,” ungkap Sukarodin yang juga menjabat sebagai ketua Komisi III DPRD Trenggalek dari partai PKB.

"Apa tidak bisa KPU saat itu merubah warna hitam menjadi warna putih pada bagian lengan dan kerah pada kaos tersebut. Sama saja toh waktunya,” imbuhnya.

Sementara menanggapi tantangan Suripto jika pihaknya tidak takut untuk diperkarakan terkait kaos tersebut, Sukarodin menganggap jika masalah ini cukup sampai di sini saja. "Namun bila suatu saat nanti kami menemukan kejanggalan, ya akan kita tempuh jalur yang ada,” ancamnya. (man/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...