Ilustrasi balap liar
Nizam berharap razia jam malam bagi anak, sebaiknya juga menjangkau balap liar. Sebab razia tersebut kabarnya melibatkan pasukan dari Satpol
PP, Kepolisian, dan TNI. Menurutnya jika pasukan gabungan ini juga menyasar balap liar kemungkinan besar akan jera.
"Kalau bisa ya buat operasi tapal kuda semua akses dikepung,” tutup Nizam.
Polsek Wonokromo, Kompol Hengy Renanta merespons aksi balap liar yang kerap terjadi di kawasan Jl. Aditawarman.
“Bahwa pihak Polsek Wonokromo telah melakukan penjagaan di titik titik yang kerap dipergunakan sebagai tempat balap liar ataupun akses mereka melintas. Kita akui selama menekan aksi itu terjadi kucing kucingan,” ujarnya, Minggu (6/7/2025).
Unit Intelkam Polsek Wonokromo mengajukan kepada pihak Dishub (Dinas Perhubungan) kota Surabaya untuk mengkaji cara cara dalam upaya menekan aksi balap liar, kendati jam malam telah diberlakukan.
Kompol Hengy Renanta menambahkan, pihaknya masih mengkaji pemasangan Speed Trap atau jalan kejut di Sekitaran Jl. Adityawarman.
“Sebenarnya memang ada wacana kearah sana, namun masih di seleksi antara bahaya dan manfaatnya besar mana?," cetusnya.
“Memang Speed trap atau jalan kejut itu sedikit banyak bermanfaat seperti yang telah ada di Jl. Kertajaya. Namun bila dilihat luas jalan berbeda, untuk di Jl. Adityawarman ruas jalan lebih kecil dari Jl. Kertajaya,b sehingga angka kecelakaan lebih dominan,” tutupnya. (rus/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




