KH. Afifudin, Ketua PC LAZISNU Bangil.
Menurutnya, menyantuni anak yatim lebih baik langsung diantar ke rumah mereka masing-masing.
"Kalau mau mengadakan yang lebih formal dengan acara sholawatan dan pengajian, silakan seperti biasa, nanti data santunan dilaporkan secara umum. Misal, jumlah yang disantuni berapa, dari wilayah mana saja, sudah selesai. Terkait pembagiannya sesuaikan dengan data absen yang disediakan panitia," ujarnya memberikan contoh.
Sekadar informasi, PC Lazisnu Bangil di bawah kendali Gus Afif sering mengadakan kegiatan santunan anak yatim. Jumlah yang disantuni mencapai ribuan anak yatim, hingga gedung aula di halaman Kantor PCNU Bangil membeludak.
Seperti ketika bulan Ramadhan lalu, LAZISNU Bangil mengundang sebanyak 1.000 anak yatim 100 orang lansia, untuk diberikan santunan. Peserta santunan itu bukan hanya sekitar wilayah PCNU Bangil, tetapi se-PCNU Pasuruan Raya, yang terdiri dari tiga PCNU, yakni, Kota, Kabupaten, dan Bangil.
Bendahara Umum PCNU Bangil, H. Ahmad, sangat mengapresiasi Gus Afif dalam memimpin LAZISNU karena mampu mempersatukan PCNU Se-Pasuruan Raya.
"Baru kali ini kegiatan NU Bangil bisa ramai gini. Sebelumnya gak ada kegiatan sebesar ini," kata H. Ahmad usai acara buka bersama ribuan anak yatim dan lansia, beberapa waktu lalu. (afa/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




