Pengurus HMI Tuban periode 2025-2026.
"Kita harus menjadi penjaga kultur kebangsaan agar budaya kita tidak luntur," tuturnya.
Menurut dia, menurunnya partisipasi generasi muda dalam organisasi sosial dan kemanusiaan menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga identitas kebangsaan.
"Kami terus mendorong kepada para kader HMI untuk menggelar kegiatan-kegiatan produktif. Selain itu, terus mengasah potensi agar mampu membawa perubahan di tingkat daerah melalui ide dan gagasannya," cetusnya
Koordinator Presidium Majelis Daerah (MD) KAHMI Tuban, Arif Wibowo, turut menyampaikan catatan sejarah tumbuhnya HMI di Tuban sejak tahun 2006. Ia menilai bahwa tantangan generasi saat ini semakin kompleks karena derasnya arus digitalisasi dan keterbukaan informasi.
"Untuk itu fondasi pengkaderan harus diperkuat dan menyusun visi misi yang jelas," ujarnya.
Pelantikan turut dihadiri pimpinan DPRD Tuban, jajaran MN KAHMI Jawa Timur, para Presidium MD KAHMI Tuban, alumni HMI, ormas kepemudaan, dan pelajar di Bumi Wali. (wan/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




