Seorang pasien saat mendapat penjelasan dari petugas. Foto: Ist
BPJS Kesehatan Kediri juga berkolaborasi dengan fasilitas kesehatan untuk memperkuat edukasi peserta. Salah satunya disampaikan oleh dr. Chreslina, dokter di Rumah Sakit TK IV Kediri.
“Tidak sedikit pasien datang dan langsung meminta tindakan tertentu dari dokter spesialis. Di sinilah peran kami sebagai tenaga medis untuk memberi pemahaman tentang prosedur layanan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa layanan yang tidak sesuai prosedur akan menjadi tanggungan pribadi pasien, meskipun secara medis bisa dilakukan.
“Pelayanan yang tidak dijamin JKN bukan berarti tidak bisa dilakukan. Hanya saja, biayanya ditanggung mandiri. Kami terbuka memberikan informasi yang jelas agar masyarakat tidak salah memahami,” lanjut dr. Chreslina.
Ia berharap keterbukaan ini bisa menumbuhkan pemahaman publik serta memudahkan pelayanan antara peserta JKN dan tenaga kesehatan.
“Kami selalu terbuka membantu peserta JKN. Jika prosedur diikuti dengan benar, semua akan lebih mudah dan optimal,” pungkasnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




