13 Hektar Terumbu Karang di Pasir Putih Rusak, Aktivis Lingkungan Lapor ke Komisi III DPRD Situbondo

13 Hektar Terumbu Karang di Pasir Putih Rusak, Aktivis Lingkungan Lapor ke Komisi III DPRD Situbondo Aktivis lingkungan saat mengadukan kerusakan 13 hektar terumbu karang ke Komisi III DPRD Situbondo. (Ist)

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Misi Bahari, salah satu hidup di Situbondo melapor ke Komisi III DPRD Situbondo atas terumbu karang seluas 13 hektar di dusun Watu Kenong, Desa Pasir Putih, Jumat (20/6/2025).

“Ada lingkungan hamparan terumbu karang, itu sekarang meningkat dari temuan awal ke-13 hektar awal tahun 2024,” kata Direktur Misi Bahari, Aglendy RO.

Aglendy mengatakan, mulanya Misi Bahari akan melakukan konservasi di lokasi terumbu karang yang rusak, hingga terumbu karang bisa hidup kembali.

“Tapi kalau sumber masalahnya belum diselesaikan, percuma,” ucap Aglendy.

Ia mengatakan, ada faktor yang berpotensi menyebabkan terumbu karang. Pertama faktor biologi, karena bisa jadi akibat terserang penyakit. Yang kedua faktor mekanis, misal pencari ikan yang menggunakan bahan kimia sehingga mengakibatkan terumbu karang.

“Kayaknya mengarah ke faktor Kimia,” jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan uji laboratorium DKP dan dialog para ahli dari berbagai perguruan tinggi, mereka menduga akibat dari faktor kimia.

“Warna coklat kehitaman, terus ditumbuhi alga invasif secara sekilas kelihatan seperti berbulu, kropos kalau dipegang,” imbuhnya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO