Ketua PWI Kediri Raya, Bambang Iswayoedhi
KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Ketua PWI Kediri Raya, Bambang Iswayoedhi angkat bicara terkait viralnya dua oknum wartawan yang digeruduk puluhan siswa SMKN 1 Kota Kediri.
"Jadi dua orang oknum Wartawan yang viral di Medsos itu bukan anggota saya, terkait dengan persoalan apa, kami belum begitu paham," ucap Bambang dikonfirmasi awak Media, Minggu (8/6/2025).
BACA JUGA:
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
- Operasi 'Jumat Gaul' di Kabupaten Kediri, Empat Pelanggar Lalin dan Kerumunan Pemuda Ditertibkan
Bambang menegaskan, jika ada persoalan menyangkut Wartawan yang tergabung di dalam Organisasi yang ia pimpin, bisa melaporkan kepada pihaknya.
"Jika ada pelanggaran profesi terkait dengan anggota PWI, silahkan melaporkan. Kami profesional sebagaimana aturan yang ada. Kita tegas tidak akan mentolerir anggota yang melakukan pelanggaran,"tegas Bambang.
Menurut Bambang, pihaknya menekankan kepada anggotanya untuk tunduk terhadap kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugasnya sebagaimana Pasal 3 Kode Etik Jurnalistik yang menyatakan bahwa wartawan harus menguji informasi secara berimbang dengan tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi.
"Jadi Asas Praduga tidak bersalah (presumption of innocence) harus menjadi landasan bagi Wartawan, khususnya bagi Wartawan yang tergabung di dalam Organisasi PWI Kediri Raya. Mereka kita tekankan agar mengedepankan hal itu, " urai Bambang.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




