Wali Kota Batu, Nurochman saat memanen jagung
KOTA BATU,BANGSAONLINE.com -Guna mendukung program swasembada pangan nasional yang ditargetkan pada tahun 2025, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batu turut dalam kegiatan panen raya jagung serentak yang diselenggarakan secara nasional, Kamis (5/6/2025).
Kegiatan ini terpusat di Provinsi Kalimantan Barat dan dihadiri oleh berbagai pihak penting untuk menunjukkan komitmen dalam ketahanan pangan.
BACA JUGA:
- DPRD Kota Batu Soroti Alih Fungsi Lahan hingga Aset Daerah dalam Pembahasan Tiga Raperda
- Dewan Pendidikan Kota Batu Lakukan Monitoring dan Evaluasi Asesmen di Sejumlah Sekolah
- Peringati Hardiknas 2026, Pemkot Batu Genjot Beasiswa 1000 Sarjana dan Kampanye Anti-Bullying
- Lahan Tidur Lapas Porong Disulap Jadi Kebun Jagung, Panen Perdana Tuai Apresiasi DPR RI
Panen raya di Kota Batu dilaksanakan di lahan seluas 1,8 hektare yang terletak di Dusun Krajan, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Batu, Nurochman, serta Wakil Wali Kota, Heli Suyanto.
Dengan estimasi hasil panen yang bisa mencapai antara 6 hingga 8 ton jagung per musim, kegiatan panen raya ini menjadi salah satu bukti nyata kontribusi Kota Batu dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Melalui upaya ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan serta memperkuat kerja sama antara pemerintah dan petani.
Wali Kota Batu, Nurochman, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan panen jagung dan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan para petani.
“Hari ini kita bersama Pak Kapolres dan para petani sedang melaksanakan panen jagung di lahan seluas 1,5 hektare. Produksi diperkirakan mencapai 6 hingga 8 ton" jelas Wali Kota Batu.
Kata dia, panen jagung ini adalah bagian dari upaya kita mendukung program Presiden di bidang ketahanan pangan.
"Mohon doa agar petani kita semakin makmur,” ujar Wali Kota Batu.
Dengan adanya panen raya ini, diharapkan momentum ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sebagai titik tolak untuk semakin menggairahkan sektor pertanian, yang merupakan tulang punggung perekonomian lokal.
"Melalui dukungan sistemik dan penguatan jaringan pertanian, kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat" ungkapnya. (adi/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




