Tangkapan layar video viral pria yang ngaku anggota LSM saat digeruduk oleh Siswa SDN 1 Duko Sumenep
SUMENEP,BANGSAONLINE.com - Seorang pria berinisial M yang mengaku dari LSM Barisan Investigasi dan Informasi Keadilan (BIDIK) viral di media sosial saat diteriaki dan diusir oleh para siswa SDN 1 Duko, Kecamatan Arjasa.
Kepala SDN 1 Duko, Moh. Yunus menuturkan bahwa M datang ke sekolah dengan sikap tidak sopan.
BACA JUGA:
- Angkut Penumpang dengan Pikap Masih Marak di Sumenep, Keselamatan Jadi Sorotan
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
- YBM PLN Salurkan Bantuan Ternak Kambing untuk Buruh Serabutan di Sumenep
“Dia datang tanpa permisi dan mengucapkan salam. Langsung masuk ruangan dengan nada kasar menanyakan saya. Dia mengaku dari LSM BIDIK,” kata dia, Selasa (27/5/2025).
Yunus juga menyampaikan bahwa saat M datang, dirinya sedang mengerjakan usulan rekan-rekannya terkait tunjangan insentif non-PNS.
“Ketika melihat gelagat M yang kurang baik, saya minta teman untuk mengambil video. Karena M langsung bicara kasar, menunjuk-nunjuk bahkan menggebrak meja beberapa kali,” ujarnya.
Menurut penuturan Yunus, M mendatanginya mengaku akan melakukan investigasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Tapi, saya menolak. Karena, investigasi itu bukan ranahnya LSM. LSM itu hanya melakukan fungsi kontrol atas kebijakan. Investigasi itu bagian kerja dari Inspektorat dan BPKP,” tuturnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep Achmad Dzulkarnain menyayangkan perilaku kasar oknum LSM BIDIK itu.
“Sesuai data yang ada di kami, LSM BIDIK itu tidak terdaftar di Bakesbangpol. Jadi, itu di luar kewenangan kami,” ucapnya, Selasa (27/5/2025).
Meski telah meresahkan masyarakat, Dzul mengaku tidak bisa menindaklanjuti perilaku onar M.
“Untuk menindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku, silakan ke pihak berwajib. Pihak berwajib yang lebih berwenang,” pungkasnya. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




