Wali Kota Batu, Nurochman bersama pihak terkait saat foto bersama warga setempat usai acara pemberantasan DBD. (Ist)
“Alhamdulillah, kegiatan PSN dihadiri Pak wali kota dan bisa bertemu dengan warga Giripurno, termasuk warga yang mengalami sakit menahun, anak-anak stunting, dan ibu hamil," jelas Suntoro.
Berdasarkan data dari puskesmas setempat, Suntoro menjelaskan bahwa dalam seminggu terakhir terdapat dua orang yang terjangkit penyakit DBD di Giripurno. Dia menyebutkan bahwa pada bulan April 2025 lalu, satu warga dilaporkan terkena DBD, dan di bulan Mei terdapat dua kasus baru.
“Alhamdulillah, dua orang yang terkena DBD kondisinya sudah membaik,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, harapannya penderita DBD di Giripurno dapat mendapatkan perawatan yang memadai dan informasi penting mengenai pencegahan penyakit. Selain itu, Suntoro juga mendorong warga untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dan melaksanakan PSN agar terhindar dari penyakit yang ditularkan melalui nyamuk.
Kegiatan ini, kata dia, menandakan komitmen pemkot dalam mendukung kesehatan masyarakat serta pentingnya sinergi antara pemerintah dan warga untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman.
Suntoro berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau seluruh elemen masyarakat di Desa Giripurno.
“Melalui kegiatan PSN, kami berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan tetap bersih dapat terjaga, serta mencegah penyebaran penyakit berbahaya ini secara efektif,” pungkasnya. (adi/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




