Laskar Gema Tawaf yang diberangkatkan bupati lamongan.
Hasil data ini akan menjadi dasar validitas lokasi dan jumlah bidang tanah wakaf yang belum tersertifikasi. Menurut Bupati Lamongan, usai terdata bidang tanah akan diarahkan ke pembuatan ikrar wakaf di KUA setiap kecamatan, yang ditindaklanjuti pendaftaran dan penerbitan sertifikat wakaf di Kantor Pertanahan Lamongan.
Sementara itu, Kepala Kantah Kabupaten Lamongan, Nursuliantoro, menyatakan pasukan laskar gema tawaf terdiri dari mahasiswa Universitas Islam Lamongan 16 orang, Universitas Muhammadiah Lamongan 16 orang, Universitas Islam Darul Ulum 14 orang, Pemkab Lamongan 34 orang, Penyuluh Kemenag Lamongan 27 orang, dan Pertanahan Lamongan 93 orang.
Dengan demikian, pihaknya mendukung program Lamongan Nyantri dan Quick Win 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Lamongan.
Sementara Kepala Kemenag Kabupaten, Mukhlisin Mufa, menyatakan dukungannya dan mengapresiasi program pemerintah daerah setempat.
"Kemenag memberikan dukungan penuh terkait percepatan sertifikasi tanah Wakaf," katanya. (red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




