Video yang beredar tersebut diduga diambil di Masjid Rahmat Kembang Kuning Surabaya pada awal bulan Mei ini.
"Supaya mereka minta maaf, juga harus dipublish (ke media sosial)," ucapKiai Dzul Hilmi.
Di tempat yang sama Ketua PCNU Surabaya, H. Masduki Toha menambahkan jika menyinggung warga NU, seharusnya ada proses tabayyun.
"Ada permintaan maaf secara digital yang dilakukan mereka kepada Rais Aam. Apalagi sampai menuduh bahwa Rais Aam seakan akan punya mantu habib dan macam macam itu tidak benar, itu fitnah yang luar biasa," terangnya.
H. Masduki berharap agar SY meminta maaf secara digital dan meyudahi dengan tabayyun yang baik.
"Dan kami terus terang aja posisi NU ada di tengah tengah. Tidak membela sana tidak membela sini," urainya.
"Dan dari sini kita berharap etika bersama sama dijaga dengan baik, akhlak ditata dengan baik. Ojok nantang nantang seperti orang yang kebal hukum. Ya semoga ini bisa diselesaikan dengan baik," imbuh H. Masduki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




