Ilustrasi. Foto: Pixabay
"Berdasarkan analisis data dan memperhatikan dinamika atmosfer baik global maupun regional, maka dapat disimpulkan bahwa secara umum awal musim kemarau tahun 2025 di Jawa Timur sebagian besar diprakirakan terjadi pada bulan Mei, yaitu sebesar 51,4 persen," urai Anung.
Selain itu, ia menyebut sifat musim kemarau tahun ini diperkirakan akan berada pada kondisi normal.
"Sifat kemarau akan berada pada kondisi normal sebanyak 70,3 persen," tuturnya.
Namun, Anung menyatakan ada perbedaan waktu awal musim kemarau di berbagai wilayah Jawa Timur.
"Awal musim kemarau tahun 2025 diprakirakan mundur sebesar 32,4 persen, sama dengan normalnya sebesar 39,2 persen, dan maju sebesar 28,4 persen," pungkasnya. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




