''Insya Allah kita sudah mendapatkan komitmen dari pihak yang swasta, jadi nanti yang dari APBN melalui Wamen PU dan Wamensos juga sudah ke sini sehingga saling bersinergi supaya disegerakan pembangunan baik SD SMP dan SMA" terangnya
Nantinya semuanya sama standartnya per kelas 25 siswa, Jadi kalau SD 3 kelas SMP 3 kelas SMA 3 kelas masing-masing 75 siswa. Kira-kira begitu nantinya untuk siswa yang akan belajar dan diDidik di sini.
Jika kelas 1, 2 dan 3 sehingga butuh sebanyak 225 bed untuk asramanya. Jika SD mulai kelas 1 sampai kelas 6, kalau SMP mulai kelas 1 hingga kelas 3, demikian juga kelas untuk SMA kelas 1 sampai kelas 3. Mohon doa restunya," pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Bupati Malang menyebut Pemkab Malang menyiapkan lahan 9,7 hektar, karena memang Pemda diminta Pemerintah Pusat untuk menyiapkan lahan.
Termasuk juga perizinan yang juga sudah mulai diurus oleh Dinas Pekerjaan Umum terkait perizinan pembangunan SR.
Selain di Bantur, Pemkab juga menyiapkan lahan yang luasnya hampir sama untuk pembangunan SR ini di wilayah Kecamatan Tumpang, namun yang diprioritaskan di Kecamatan Bantur karena lahannya siap bangun.
''Menurut kementerian PU akan dibangun pada bulan Juni mendatang sehingga setelah panen, karena saat ini sudah siap panen. Kita hanya menyiapkan lahan yang bangun dari Pemerintah Pusat" ungkap Bupati Malang
Harapannya dengan pembangunan SR ini dapat semakin meningkatkan kualitas pendidikan untuk anak-anak Kabupaten Malang.
"Anak-anak juga semakin mudah mendapatkan pendidikan yang berkualitas khususnya di Malang Selatan" pungkasnya (dad/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




