Foto: X
BANGSAONLINE.com – Kepergian Ricky Siahaan, gitaris legendaris band metal Seringai, meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemar.
Ricky menghembuskan napas terakhir setelah tampil dalam acara Gekiko Fest di Tokyo, Jepang, bagian dari rangkaian tur Wolves of East Asia Tour 2025.
BACA JUGA:
- Viral Pengendara Motor di Surabaya Bawa Kardus Berisi Barang Harga Rp70 Jutaan
- Viral! Siswa SD di Probolinggo jadi Korban Bullying, Polisi Lakukan Penyelidikan
- Jambret Apes! Nekat Gasak Perhiasan Emak-emak di Blitar, Ternyata Emas Imitasi
- Polemik Yai Mim dan Sahara, Gus Yusuf Minta Alumni Tebuireng Jaga Adab
Setelah konser tersebut, ia mengalami serangan jantung dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, upaya penyelamatan tidak berhasil sehingga Ricky dinyatakan meninggal dunia pada usia 48 tahun.
Setelah wafat pada Sabtu, (19/4/2025), jenazah Ricky dipulangkan ke Indonesia pada Kamis, (24/4/2025), dan disemayamkan di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Pada Jumat, (25/4/2025), pukul 18.00 WIB, diadakan ibadah penghiburan sebelum acara adat serta pemakaman pada hari berikutnya.
Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah peti mati Ricky yang seluruh permukaannya dipenuhi berbagai stiker band underground dan hardcore favoritnya.


Sumber: X
Pemilihan stiker ini bukan hanya penghormatan pribadi, tetapi juga simbol identitas Ricky yang erat dengan dunia musik rock yang ia cintai.
Prosesi pemakaman akan berlangsung pada Sabtu, (26/4/2025), pukul 14.00 WIB di San Diego Hills Memorial Park, Karawang Barat, Jawa Barat.
Kepergian Ricky tak hanya meninggalkan luka, tetapi juga meninggalkan kenangan mendalam tentang kontribusinya dalam perkembangan musik Indonesia. (mg3)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






