Audiensi antara Aliansi Alumni SMAN 1 Bangil dengan Komite dan pihak sekolah.
"Sebelum menetapkan kebijakan, seharusnya ada sosialisasi terlebih dahulu," cetusnya.
Dalam audiensi yang dihadiri perwakilan dinas pendidikan provinsi, Suhartatik, berbagai solusi mulai dibahas. Ia menyebut pengembalian kuota bisa didiskusikan lebih lanjut, tetapi tetap harus disesuaikan dengan kondisi.
Selain itu, terkait aset sekolah, ditegaskan bahwa semua sumbangan dari komite atau pihak lainnya tetap menjadi milik Pemprov sesuai aturan yang tercatat di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Suhartatik juga merespons permintaan pergantian kepala sekolah dengan menyatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada atasan dan berharap keputusan yang diambil tetap berpihak kepada masyarakat.
Para alumni berharap adanya solusi yang adil bagi SMANBA tanpa mengurangi kesempatan siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Mereka mengajak semua pihak untuk berdiskusi tanpa aksi demonstrasi guna mencari jalan keluar terbaik bagi masa depan pendidikan di Bangil. (afa/par)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




