Gubernur Khofifah saat menerima kunjungan delegasi Provinsi Tomsk, Rusia, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah menerima kunjungan delegasi dari Tomsk, Rusia, di Gedung Negara Grahadi, Rabu (16/4/2025) malam.
Hadir sebagai ketua rombongan Wakil Gubernur Wilayah Tomsk Bidang Industri, Kebijakan Investasi, dan Hubungan Kepemilikan, Vasiliy Potemkin, yang juga didampingi oleh Wakil Gubernur Wilayah Tomsk Bidang Pengembangan Ilmiah dan Teknologi, Liudmila Ogorodova.
BACA JUGA:
- Khofifah Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Bojonegoro, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
- Tinjau Pasar Banjarejo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Stabil Jelang Idul Adha 2026
- Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup, Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan
- Program Bongkar Ratoon Tebu Dimulai di Desa Pinggirsari
Kedatangan delegasi ke Grahadi itu disambut hangat dengan Tarian Moang Sangkal Sumenep yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi langsung bersama Gubernur Khofifah dengan para kepala OPD Pemprov Jatim.
Dalam agenda tersebut, banyak dibahas berbagai peluang kerja sama antara kedua wilayah, baik itu kerja sama bidang pendidikan, teknologi, industri, investasi serta renewable energy.
"Alhamduliah, hari ini kita mendapat tamu yang membuka ruang untuk bekerja sama lebih luas. Utamanya di bidang pendidikan, Teknologi, Industri, energi terbarukan, termasuk di dalamnya teknologi nuklir yang pusatnya di Tomsk," kata Gubernur Khofifah.
Ia melanjutkan, kerja sama antara Jatim dan Tomsk menjadi sangat penting mengingat kebutuhan akan update atau perkembangan teknologi yang sangat cepat. Selain itu, Tomsk memiliki banyak perguruan tinggi yang memiliki keunggulan di bidang teknologi utamanya menjadi pengembangan teknologi ruang angkasa di Rusia.
"Perguruan tinggi-perguruan tinggi yang berbasis high tech di Tomsk ini cukup terkemuka. Jadi high tech begitu kuat dikembangkan di Tomsk," ujarnya.
Kerja sama bidang pendidikan antara Jatim dan Rusia disebutnya juga akan menjadi pintu kerja sama antara Rusia dengan wilayah lain di Indonesia. Ia mengatakan, Jawa Timur merupakan Center of Gravity Indonesia, dimana juga menjadi hub dari 20 provinsi lain di Indonesia bagian Timur.
"Sehingga kerja sama dengan Jawa Timur memiliki resonansi dengan kerja sama 20 provinsi di Indonesia. Tentunya kerja sama pendidikan dan research dirasa akan disambut baik, karena ke 20 provinsi tersebut juga sangat ingin untuk maju," urai Khofifah.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




