Amerika Kaya karena Imigran Eropa dan Budak Tak Dibayar

Amerika Kaya karena Imigran Eropa dan Budak Tak Dibayar Donald Trump. Foto: reuter/cnn

”Begitu besar jumlah imigran pencari kehidupan inilah yang membuat Amerika terlihat bergerak seperti dunia ketiga. Jumlah mereka kian banyak. Datang dari negara yang kian miskin,” tulis Dahlan Iskan lagi.

Karena itu, lanjut Dahlan, orang seperti Elon Musk sudah mulai berbicara soal nasib peradaban kulit putih di masa depan.

"Dalam tiga generasi peradaban Barat sudah akan punah," kata Elon Musk seperti dikutip Dahlan Iskan.

”Maka Trump tidak hanya akan membuat MAWA dan MAGA tapi juga merasa dipilih oleh Tuhan untuk menyelamatkan peradaban Barat,” tulis Dahlan Iskan lagi.

Masalahnya, tegas Dahlan Iskan, dunia sudah telanjur berubah. “Tidak ada lagi perbudakan. Banyak negara yang dulunya miskin sudah menyadari miskin itu susah,” tulis Dahlan Iskan.

Trump, kata Dahlan Iskan, kelihatannya percaya peradaban bisa diubah lewat menaikkan tarif bea masuk ke Amerika.

”Ini seperti sebuah renovasi rumah yang didesain sangat indah. Ia bisa jadi rumah baru yang tak terpermanai. Atau jadi rumah mangkrak yang kusam,” pungkas Dahlan Iskan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO