PESTA: Makelar tanah bersama 4 teman wanitanya ketika digiring ke Mapolres Sidoarjo. foto: catur gogon/BANGSAONLINE
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Jajaran Satnarkoba Polres Sidoarjo menggerebek tempat kos di Dusun Sambirono Wetan RT 09 RW 02 Desa Sidodadi Kecamatan Taman. Hasilnya, sembilan orang yang terdiri dari 5 laki-laki yang berprofesi sebagai broker alias makelar tanah dan 4 teman wanitanya, diamankan karena diduga kuat pesta narkoba jenis sabu-sabu (SS). Selain itu, petugas juga menyita barang bukti (BB) 4,90 gram SS, alat hisap dan korek.
Mereka yang berprofesi sebagai makelar tanah yakni Kenang Dwi Kurnia (22) warga Jalan Batam RT 04 RW 19 Desa Gedangsewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Arief Ramadhan (25) warga Simowau Baru Gang Semanggi RT 06 RW 04 Desa Simowau Kecamatan Taman, Hamim Sakutra (22) warga Perum TNI AL C5/29 RT 28 RW 08 Desa Kedungkendo Kecamatan Candi, Akbar Angga Kusumah (26) warga Simowau Indah B No 43 RT 09 RW 04 Kelurahan Sepanjang Kecamatan Taman serta Arizal Mei Haryanto (22) warga Karah Gg V No.85 RT 04 RW 05 Kelurahan Karah Kecamatan Jambangan, Surabaya.
Sedangkan 4 wanita yang menemani yakni Lailatul Fitriyah (24) warga Jalan Merbabu Blok H No. 5 Perumahan Kepuh Permai Desa Kepuh Kecamatan Waru, Amalia Sholiha (23) warga Krajan Gg I RT 02 RW 03 Desa Krajan Timur Kecamatan Puger, Jember yang kos di Perum Kahuripan Nirwana Village (KNV), Dwi Novitasari (21) warga Jenderal S Parman III A/50 RT 05 RW 04, Kelurahan Waru Kecamatan Waru dan Rini Anggraeni (22) warga Bandung yang kos di Perum Taman Pinang Indah Blok C2 No 6-7 Kecamatan Sidoarjo.
Kasat Narkoba Polres Sidoarjo AKP Redik TB mengatakan, penggerebekan berawal dari laporan masyarakat yang mencuragai ada pesta SS di tempat kos milik Arif Ramadhan tersebut. Setelah dilakukan penelusuran, ternyata informasi yang diterima petugas valid.
"Dari tempat kos itu, kami amankan sembilan orang, lima di antaranya laki-laki dan empat perempuan," katanya dalam publik ekspos di Mapolres Sidoarjo, kemarin.
Dari pemeriksaan terungkap bahwa 5 laki-laki tersebut merupakan teman seprofesi yakni makelar tanah. Awalnya, mereka sepakat berkumpul di kos-kosan milik Arif Ramadhan sebatas menyambung silaturahmi dan reuni kecil-kecilan karena seprofesi. "Awal kesepakatan mereka hanya berkumpul saja. Tapi, rencana berubah mendadak karena Kenang yang datang dari Kediri," papar dia.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




