Petugas saat mengecek kendaraan di Terminal Purabaya atau lebih dikenal sebagai Terminal Bungurasih.
Untuk layak jalanya armada transportasi dan surat surat kendaraan yang lengkap, juga kondisi kesadaran sopir merupakan prioritas keselamatan utama. Tes urin bagi sopir dan kenek bus dengan menggunakan alat drager alchotest 7000 yang digunakan untuk mengetahui seseorang pengguna narkoba apa tidak dalam 1 x 24 jam.
“Jadi untuk pengecekan berkala secara rutin yang juga menjadi prioritas adalah kondisi stabilnya pengemudi Supir. Dalam hal ini supir akan dipastikan dalam keadaan stabil tidak terpengaruh narkoba ataupun mabuk, ini penting sekali. Dan kita akan melakukan pemeriksaan rutin,” ucap Edith.
Selain keselamatan penumpang dan pengemudi juga menjadi perhatian adalah tentang keselamatan dan kenyamanan penguna jalan yang lain. Dalam hal ini tentang tingkat ketebalan polusi asap yang di keluarkan dari knalpot bus juga menjadi perhatian.
“Jadi untuk polusi ketebalan asap hasil pembakaran mesin transportasi bus harus juga diperhatikan. Karena polusi asap kenalpot ini juga menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan. Untuk hal ini pihak Dishub Jawa Timur yang bisa melakukan pengendalian terhadap kelayakan armada bus beroprasional dengan standart ketebalan asap knalpot,” kata Edith.
Sementara itu Ilham Miftaqul Rohman dari Dishub Sidoarjo mengatakan, hasil uji sampling yang dilakukan ke angkutan bus AKDP maupun AKAP, semua layak jalan.
“Namun ada beberapa yang perlu ditambahkan, alat pemadam api ringan tidak diperiksa masa kadaluarsanya. Sehingga kami menghimbau kepada pemilik angkutan untuk melakukan pengecekan," ujarnya. (rus/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




