Ramadan di Masjid Nabawi, Tarawih 10 Rakaat, Witir 3 Rakaat, Full Baca Qunut Satu Bulan

Ramadan di Masjid Nabawi, Tarawih 10 Rakaat, Witir 3 Rakaat, Full Baca Qunut Satu Bulan Para jemaah shalat Masjid Nabawi seusai buka puasa massal di Masjid Nabawi Madinah. Foto: M. Mas'ud Adnan/bangsaonline

Pada salat witir dua rakaat itu sang imam membaca surat-surat pendek yang ada pada juz 30 Al Quran. Misalnya Surat Al A’la atau surat Al ‘Ashri. Lalu salam.

Sang imam lalu lagi satu rakaat. Kali ini membaca surat Al Ikhlas saja.

Pada inilah sang imam membaca plus doa yang sangat panjang. Bahkan khusus untuk membaca dan doa ini saja sampai sekitar 20 menit.

Doanya meliputi banyak hal. Termasuk mendoakan Palestina dan raja Saudi Arabia.

Jadi imam tarawih dan witir di Masjid Nabawi Madinah tiap hari membaca . Selama satu bulan penuh.

Menurut Kiai Asep, semula shalat tarawih di Masjid Nabawi Madinah 20 rakaat. Persis tarawihnya warga NU.

"Tapi sejak Covid dijadikan 10 rakaat," kata Ketua Umun Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu.

“Mau mengembalikan lagi ke 20 rakaat. Tapi itu kan harus melalui Keputusan ulama,” tambah kiai miliarder tapi dermawan yang memiliki puluhan ribu santri itu.

Di Indonesia, warga NU shalat tarawih 20 rakaat. Dengan 10 kali salam. Witir 3 rakaat dengan dua kali salam.

Pada ke-15 (pertengahan bulan puasa) warga NU membaca pada rakaat terakhir. Jadi selama 15 hari terakhir warga NU baca .

Sedangkan Muhammadiyah tarawih 8 rakaat dengan 4 kali salam. Witir 3 rakaat satu kali salam. Tanpa .

Seperti diberitakan BANGSAONLINE, Kiai Asep umrah bersama jamaah Auva Travel Amanatul Ummah. Pantauan BANGSAONLINE di Madinah diantara rombongan ada sejumlah tokoh politik, tokoh pers, dan akademisi. 

Antara lain Prof Dr Usep Abdul Matin, guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,  Prof Dr Zainuddin Maliki, mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya yang juga mantan anggota DPR RI, Dr Achmad Rubaie, Ketua Harian Partai Amanat Nasional (PAN) Jatim, Facruddin, Bendahara PAN Jatim, Malik Effendi, Wakil Ketua PAN Jatim, Nani Wijaya, tokoh pers, M. Mas'ud Adnan, CEO HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE, dan lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO