Wabup Gresik Asluchul Alif memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Harlah NU. Foto: Ist.
Gus Ipul, begitu sapaan akrab Menteri Sosial ini, menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting sebagai penerus perjuangan para ulama. Ia berpesan agar dalam menjalankan pemerintahan, nilai-nilai NU tetap dijadikan pedoman.
"NU lahir di tengah penjajahan, menjadi benteng perjuangan umat dan kebangkitan bangsa. Sebagai santri, kita adalah penerus perjuangan para ulama. Kita harus berpegang teguh pada nilai-nilai yang diajarkan para kiai," pesannya.
Sementara Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi yang turut hadir dalam acara tersebut, menekankan peran para kiai yang harus tetap dapat menjaga kultur jam'iyah Nahdlatul Ulama di tengah arus industrialisasi. Ia berharap momentum Harlah NU menjadi ajang untuk mempererat kerja sama antarkader.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah hadir. Mari kita manfaatkan Harlah NU ini sebagai sarana konsolidasi kader guna memperkuat peran NU dalam masyarakat," ajaknya.
Puncak Harlah NU yang mengusung tema “Bekerja Bersama Umat untuk Indonesia Maslahat” kali ini juga dihadiri Wakil Rois PWNU Jawa Timur Abdul Matin; Ketua DPRD Kabupaten Gresik Syahrul Munir; serta jajaran Forkopimda dan Forkopimcam Kabupaten Gresik.
Puncak Peringatan Harlah NU juga diisi pemberian penghargaan PCNU Gresik Award bagi pengurus ranting terbaik, diikuti dengan doa bersama sebagai wujud syukur atas perjalanan panjang NU dalam menjaga nilai-nilai Islam ahlussunnah wal jamaah di Indonesia, khususnya di Kabupaten Gresik. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




