Peringati Haul ke-76 Tan Malaka di Kediri, Puluhan Pegiat dan Mahasiswa Kirim Doa di Area Makam

Peringati Haul ke-76 Tan Malaka di Kediri, Puluhan Pegiat dan Mahasiswa Kirim Doa di Area Makam Ketua Tan Malaka Institut Jawa Timur, Imam Mubarok (kiri) saat memimpin doa dan tahlil di area makam Tan Malaka. (Ist).

Ia menekankan pentingnya dialektika sebagai alat untuk memahami perubahan sejarah dan perjuangan kelas

Sehingga rakyat dapat terbebas dari belenggu irasionalitas menuju kesadaran revolusioner yang lebih terarah.

"Pemikiran tetap relevan hingga saat ini. Kita masih menghadapi tantangan besar seperti maraknya disinformasi, budaya politik pragmatis yang mengabaikan idealisme, serta ketimpangan sosial yang semakin tajam,"ujar Gus Barok.

Menurutnya, warisan intelektual seharusnya menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengasah daya kritis serta membangun gerakan berbasis ilmu pengetahuan dan keadilan sosial. 

mengajarkan bahwa berpikir mandiri, kritis, dan berani melawan ketidakadilan adalah kunci utama menuju bangsa yang lebih maju dan beradab.

"Haul ini bukan hanya momen penghormatan, tetapi juga ajakan untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan . Kita harus belajar dari pemikirannya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.

Dengan peringatan haul ini, lanjut dia , diharapkan pemikiran dan perjuangan tidak hanya dikenang, tetapi juga terus menjadi inspirasi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan berkeadaban.

Sedangkan M. Fahru Rizal Sauqi, mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah dari Universitas Nusantara PGRI , mengungkapkan apresiasinya terhadap acara ini.

Dia mengaku telah dua kali mengikuti peringatan haul di Selopanggung dan merasa bahwa momen ini memberikan semangat baru bagi anak muda untuk terus berbakti kepada bangsa tanpa melupakan sejarah. (uji/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'BI Kediri Gelar Bazar Pangan Murah Ramadhan 2024':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO