Sarasehan PW LPBH NU Jatim bersama 32 PC LPBH NU kabupaten/kota se-Jatim di Surabaya. Foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) Nahdlatul Ulama Jawa Timur berkomitmen memberikan pendampingan hukum bagi warga NU (Nahdliyin). Komitmen itu disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah LPBH NU Jatim, Sullamul Hadi.
Pria yang akrab disapa Gus Hadi itu mengakui banyak masalah hukum yang menimpa warga NU. Umumnya mereka pun awam terhadap hukum.
"Karena itu kami berkomitmen melakukan pembelaan dan pendampingan hukum bagi warga NU," tegas Gus Hadi, usai acara Rakor dan Sarasehan LPBH NU Jatim bersama 32 PC LPBH NU kabupaten/kota se-Jatim di Surabaya, Rabu (19/2/2025).
Gus Hadi mengungkapkan tujuan dari rakor dan sarasehan ini untuk menyatukan langkah dan persepsi, guna menanggapi isu-isu terkini yang memang harus direspons oleh NU. Terutama masalah-masalah hukum yang menimpa NU secara kelembagaan maupun individu.
Ia menginventarisir sejumlah masalah hukum yang menimpa lembaga pendidikan Ma'arif dan pondok pesantren di bawah naungan NU. Pihaknya pun sudah menginstruksikan kepada pengurus LPBH NU di kabupaten/kota untuk responsif memberikan pembelaan dan pendampingan bagi warga NU.
"Wajib bagi pengurus LPBH NU melakukan pembelaan dan pendampingan kepada warga NU dan lembaga NU. Namun, langkah itu harus dilakukan secara profesional dan terstruktur," ujar Gus Hadi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




