Diprotes Warga Desa Dalegan, Aktivitas Dump Truk PT Orela Shipyard Dihentikan Sementara

Diprotes Warga Desa Dalegan, Aktivitas Dump Truk PT Orela Shipyard Dihentikan Sementara Kepala Dishub Gresik, Khusaini (dua dari kanan) saat rapat membahas dump truk PT Orela Shipyard. Foto: Ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com – Kepala Camat Panceng, , Mohammad Sampurno, menggelar rapat untuk menindaklanjuti demo warga yang protes atas aktivitas dump truk yang membawa urukan hingga merusak jalan dan fasilitas umum, Jumat (14/2/2025).

Agenda rapat yang digelar di Aula tersebut, diantaranya untuk membahas aktivitas pengurukan di PT. Orela Shipyard di Desa Ngimboh, yang melewati jalan kabupaten di dan berdampak terhadap kerusakan jalan, saluran air limbah, pipa saluran air bersih, polusi udara, serta mengganggu kenyamanan dan ketenangan warga.

Hasil rapat menyatakan kesepakatan untuk menghenitkan sementara aktivitas dump truk yang melewati , sembari menunggu hasil kajian dari Dinas Perhubungan .

"Benar, kesepakatan rapat bersama aktivitas pengurukan ke PT. Orela Shipyard dihentikan sementara," ucap Kepala Dishub , Khusaini, kepada BANGSAONLINE.com, Sabtu (15/2/2025).

Pihaknya mengatakan, untuk melanjutkan pengurukan ke perusahaan tersebut, akan dicarikan jalan alternatif.

"Ada jalan alternatif selain di . Namun, jika warga Dalegan buat kesepakatan dengan pihak pengusaha dan kembali mengizinkan dump truk melewati jalan tersebut, monggo, kami tak ikut campur," jelas mantan Kepala Dispendukcapil ini.

Ia pun juga menyebutkan bahwa jalan kabupaten di yang dilalului dump truk memang sempit, hanya memiliki lebar sekitar 4 meter.

“Saya sudah cek jalannya. Meski ini jalan kabupaten, tapi konsdisinya sempit, sehingga kalau dilewati dump truk dengan bodi begitu besar, susah buat simpangan kendaraan lain,” jelasnya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Viral! Video Manusia Menikahi Kambing di Gresik, Bupati Mengecam: Jahiliyah!':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO