Para peserta saat mengikuti pelatihan. Foto: Ist
Menurut dia, perlu disadari bahwa proses berdirinya NKRI ini melalui perjuangan yang sangat panjang 350 tahun dengan cucuran darah dan air mata, kalau semua sadar dengan hal ini maka akan mengerti bahwa tidak gampang membentuk negara itu.
"Maka negara ini adalah nikmat Allah yang Agung yang harus kita jaga, kita syukuri, jangan malah dikotori dan para pejabat pemerintah harus memberikan contoh yang baik. Jangan semua menunggu angaran, harus rela berkorban seperti mensukseskan Program Ketahanan Pangan ini cermin sadar bernegara,” paparnya.
Maka dari itu, lanjutnya, berspirit kesadaran bernegara Pesantren Jati Diri Bangsa Indonesia Merajut Perdamaian Nusantara memberikan pelatihan ketahanan pangan secara gratis.
“Tanpa ada kesadaran bernegara, saya yakin Indonesia tidak akan pernah bisa maju. Jadi boleh dikata Pesantren Jati Diri Bangsa ini hadir untuk membantu negara, makanya pelatihan Program Ketahanan Pangan disini gratis. Sekitar 600 orang dari berbagai daerah telah mengikuti Program Pelatihan Ketahanan Pangan," pungkasnya.
Ahmad Winarto, salah satu santri, mengaku senang dengan adanya program pelatihan ini.
“Sudah hampir 6 bulan, kami yang ditugasi khusus menjalankan program ketahanan pangan dengan menanam beragam sayuran organik, ternak ikan dan ayam,” cetusnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




