Tim BPBD Kabupaten Madiun bersama relawan dan warga memasang dindin anyaman bambu di area pemakaman yang longsor diterjang banjir
Terlebih saat ini masih banyak makam yang berada di dekat sungai dan rawan longsor.
Kepala BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis menyampaikan, saat ini pihaknya bersama relawan dan warga setempat sementara memasang dinding anyaman bambu agar longsor tidak semakin menggerus area pemakaman.
“Kami sementara berada di lokasi memasang dinding anyaman bambu untuk menahan longsor di area pemakaman,” kata Boby.
Boby mengatakan, hasil pendataan tim di lapangan menunjukkan bahwa rumah yang terendam banjir akibat hujan kemarin mencapai 400 rumah.
Daerah paling terdampak akibat banjir berada di Kecamatan Saradan.
“Di Kecamatan Saradan dilaporkan sebanyak 331 rumah terendam banjir dengan ketinggian mencapai setengah meter,” kata Boby.
Boby juga menyebutkan tiga kecamatan lain yang permukiman warganya terdampak banjir, yakni Mejayan dan Gemarang. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




