Kalaksa BPBD Tuban, Sudarmaji didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Maftuchin Reza, saat koordinasi pembentukan pengurus FRPB.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban bakal menambah pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) pada tahun 2025 ini.
Pembentukan Destana tersebut dilakukan oleh BPBD menyusul adanya peningkatkan jumlah bencana alam yang terjadi di Kabupaten Tuban sejak 2024 hingga sekarang.
BACA JUGA:
- Plt Kapolres Tuban Salurkan Bantuan ke Warga Semanding Terdampak Puting Beliung
- Petugas Gabungan Gotong Royong Pulihkan 2 Desa Terdampak Bencana di Tuban
- Dukung Kemandirian Pangan Masyarakat, Polindes Jadi Ujung Tombak Pengembangan Akuaponik
- Kasus Dugaan Korupsi Desa Kepohagung, Inspektorat Tuban Periksa Sekdes dan Bendahara
"Tahun 2025 ini kami targetkan ada 6 Destana lagi yang akan kami bentuk," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Tuban, Sudarmaji, di sela-sela pembentukan pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di Lantai III, Gedung Mall Pelayanan Publik Tuban, Rabu (22/1/2025).
Menurutnya, pembentukan Destana membutuhkan proses yang panjang dan detail. Mulai proses pembentukan, perekrutan relawan, pelatihan, hingga pengukuhan. Proses tersebut bisa berlangsung selama 9 hari hingga pungukuhan.
"Jadi setelah dibentuk, Destana benar-benar berjalan serta relawan dan masyarakatnya dibekali tentang kebencanaan," ujar Sudarmaji.
Nantinya, para relawan di Destana akan dibekali tentang penyusunan kajian risiko bencana (KRB) dan peta rawan bencana.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




