Benarkah Haji dan Umrah Hanya Memperkaya Pemerintah Arab Saudi? Ini Jawabnya

Benarkah Haji dan Umrah Hanya Memperkaya Pemerintah Arab Saudi? Ini Jawabnya Jutaan umat Islam melakukan thawaf di Ka'bah Makkah. Ilustrasi. Foto: viva.co.id/mch 2020/susanto

Bahkan haji dan juga memunculkan usaha di sektor swasta mulai tingkat tinggi sampai kaki lima. Contoh kongkrit penjual peralatan haji, sarung, tasbih, baju koko, kopiah putih, kurma dan sebagainya.

Dan yang juga perlu dicatat, pelaksanaan haji dan umroh banyak menyedot karyawan. Tak tanggung-tanggung ratusan ribu karyawan. Baik di Indonesia maupun warga Indonesia yang tinggal di Saudi Arabia. Bahkan di daerah tertentu juga merekrut karyawan non muslim. 

Sekali lagi, dari sektor ibadah saja umat Islam telah memberikan kontribusi ekonomi luar biasa pada negara. Dan yang sangat fundamental bahwa dana dari umat Islam yang masuk ke kas negara lewat pelaksanaan haji dan umroh itu diberikan secara ikhlas karena untuk tujuan ibadah. 

Sekali lagi secara ikhlas. Beda sekali dengan pajak yang umumnya membayar karena terpaksa.

Maka, sekali lagi, saya kasihan pada teman yang sinis terhadap bergairahnya umat Islam naik haji dan umroh. Saya tak tahu apa motifnya. 

Semoga kesirikan hatinya segera sembuh dan bukan karena ingin menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Wana'udzubillahi min dzalik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO