Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Forkopimda usai sosialisasi PMK di Balai Desa Balongwangi, Kecamatan Tikung, Rabu (15/1/2025).
"Komitmen kami dalam menuntaskan kasus PMK diwujudkan dengan pemberian vaksinasi. Total akan ada 7.050 dosis vaksin untuk seluruh Lamongan. Pagi ini, kami juga membagikan disinfektan dan vitamin ternak untuk peternak di Balongwangi," jelas Yuhronur.
Sementara Kapolres Lamongan, AKBP Bobby Adimas Candra Putra, mengungkapkan jumlah kematian hewan ternak akibat PMK mencapai 10 persen dari angka suspek.
Itu artinya, peluang kesembuhan tinggi. Tercatat ada 220 ternak yang sudah berhasil sembuh dari suspek PMK.
"Dengan upaya yang kami lakukan, kami yakin bisa sembuh PMK. Imbauan dari kepolisian kepada peternak ialah jangan sampai mudah tertipu pada tawaran jual ternak dengan harga murah. Karena itu hanyalah modus penipuan yang memanfaatkan momen PMK," pesan Bobby.
Komandan Kodim 0812 Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, juga menegaskan kepada peternak agar tanggap akan kondisi ternak. Sehingga tidak ada ternak sakit yang telat untuk ditangani.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Yuhronur bersama jajaran Forkopimda melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan Tikung yang sudah ditutup untuk sementara waktu. Penyemprotan disinfektan bertujuan untuk mensterilkan lokasi dari virus penyebab PMK. (qom/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




