Ilustrasi. Foto: Pixabay
BANGSAONLINE.com - Kasus penyebaran virus HMPV atau Human Metapneumovirus terus menjadi perbincangan hangat. Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan bahwa virus HMPV sudah ada di Indonesia sejak lama.
HMPV merupakan virus yang menyerang saluran pernapasan atas maupun bawah pada manusia. Virus ini dapat menimbulkan gejala umum seperti batuk, pilek, hidung tersumbat, dan demam, yang sering mengganggu aktivitas sehari-hari.
BACA JUGA:
- Di Jakarta, Khofifah Tegaskan RSUD Dr. Soetomo Siap Jadi World Class Academic Medical Center
- Kemenkes Beri Bantuan Nakes Terdampak Bencana Sumatra hingga Rp30 Juta
- Bersama Menkes, Gubernur Khofifah Bahas Kesiapan RSUD Dr Soetomo dan RSUD Dr Saiful Anwar Jadi RSPPU
- Menteri Kesehatan Dukung Pembatasan Medsos bagi Anak
HMPV bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia, namun kelompok paling rentan adalah usia 5 tahun. Selain itu, lansia dengan kondisi medis kronis juga berisiko tinggi terinfeksi virus ini.
Mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, misalnya penderita kanker atau HIV/AIDS, juga lebih mudah terpapar HMPV. Oleh karena itu, penting untuk memahami gejalanya serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindarinya.
Pencegahan infeksi HMPV bisa dilakukan dengan langkah-langkah sederhana namun efektif. HMPV adalah salah satu penyebab umum infeksi saluran pernapasan yang dapat menyebabkan komplikasi serius.
Oleh karena itu, mengenali gejalanya sejak dini sangat penting agar penanganannya bisa lebih cepat dan tepat. Berikut langkah-langkah sederhana yang efektif cegah penyebaran virus HMPV dilansir laman alodokter:
1. HMPV dapat sembuh dengan istirahat yang cukup dan banyak minum air putih. Namun, untuk meredakan gejalanya, Anda dapat melakukan beberapa upaya berikut ini
- Mengonsumsi obat pereda demam atau nyeri, seperti paracetamol
- Menggunakan pelembap udara (humidifier) agar pernapasan menjadi lebih nyaman
- Minum air hangat untuk mengurangi iritasi tenggorokan
2. Meski begitu, berkunjung ke dokter jika Anda telah menerapkan berbagai upaya di atas tetapi muncul keluhan berikut ini:
- Gejala tidak membaik setelah 3–5 hari
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




