Prof Dr Romli Atmasasmita dan Prof Dr Mahfud MD. Foto: holopis.com
"Jadi, soalnya terletak pada memberi maaf dan mengembalikan uang korupsi secara diam-diam," kata Mahfud.
Mahfud mengingatkan, pemerintah sendiri sudah memberikan klarifikasi kalau denda damai yang dimaksud hanya bisa dilakukan dalam tindak-tindak pidana ekonomi, bukan tindak pidana korupsi. Antara lain sudah disampaikan Menteri Hukum maupun Kapuspenkum Kejaksaan Agung.
Mahfud berpendapat, kalau pemerintah mengampuni koruptor secara diam-diam atau tanpa UU Pemaafan, bisa diartikan ikut melakukan korupsi. Sebab, itu berarti membuka jalan bebas yang memperkaya orang lain atau korporasi, secara melanggar hukum dan merugikan keuangan negara.
"Itu tafsir 'jika' hal itu dilakukan, di mana unsur fitnah dan pencemaran nama baik atas pendapat tersebut? Saya bilang 'jika' itu dilakukan oleh Presiden, nyatanya tidak dilakukan. Jadi, tidak ada berita bohong dan fitnah di sini. Pernyataan Presiden tersebut nyata adanya dan rekamannya beredar luas berulang-ulang. Hanya saja, sekarang sudah dikoreksi oleh Pemerintah, termasuk oleh Presiden sendiri," ujar mantan Ketua MK tersebut.
Presiden Prabowo sendiri melakukan koreksi atas apa yang disampaikannya di hadapan mahasiswa Kairo tersebut pada Sabtu, pada tanggal 28 Desember 2024. Tepatnya, saat berpidato di Puncak Perayaan Natal Nasional 2024 yang diselenggarakan di Indonesia Arena, Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta.
Publik pun ramai. Banyak sekali komentar terhadap dua guru besar itu di Instagram pribadi Mahfud MD. Di bawah ini sebagian komentar mereka bisa disimak.
“Indonesia butuh lebih banyak orang2 seperti Prof Mahfud supaya tetap ada yang mengawasi kinerja pemerintahan,” tulis Askacozy.
“Saya lebih percaya Pak Mahfud daripada semua ahli hukum yang lain itu….Semangat Pak,” tulis Patta_Tobo.
“Hanya ada Prof Mahfud yg masih berani dan gak melempem…yang lain sudah masuk angin semua,” tulis mbulilrat.
“Kawal terus hukum di Indonesia Prof walo harus lawan arus,” tulis erwintokkk
“Sekarang gitu ya mainnya, ga setuju ancam penjara,” tulis ookki7
“Berjuang terus Prof @mohmahfudmd, bongkar siapapun yang melindungi korupsi dan memanipulasi hukum, Kami awam hukum…tapi kami Rakyat merasakan ketidakadilan nyata di tengah mata,” tulis Mazuday.
“Saya pernah bilang, kalau Prof Mahfud jadi apologet Kristen, beliau adalah seorang Van Tilian. Argumentasi Prof Mahfud tajam sekali sampai bisa membuka standar ganda dari lawan bicara,” tulis mchlfabio
“Sekelas Prof Mahfud aja karena beda pendapat diancam pasal undang-undang, apalagi kita-kita rakyat biasa. Mati tetap kritiis mengawal dgn cara yang dierundang-undangkan. Aman tanpa masalah sampe 2029 aja dah paling bener,” tulisb syifaunnaim.
Dan banyak komentar lain yang intinya sepakat dengan argumentasi Mahfud MD. Sebaliknya netizen justru banyak yang mencerca Romli Atmasasmita. Intinya, di kolom komentar instagram Mahfud MD itu netizen lebih percaya kepada Mahfud MD ketimbang Romli.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




