Umsida Bedah Prospek dan Implementasi 14 Program Subandi-Mimik

Umsida Bedah Prospek dan Implementasi 14 Program Subandi-Mimik FGD yang digelar Laboratorium Kebijakan Publik dan Perencanaan Pembangunan Prodi Administrasi Publik.

"Kita ingin membangun rumah budaya di setiap kecamatan untuk menumbuhkan kebanggaan sebagai masyarakat Sidoarjo. Termasuk perizinan yang lebih mudah, seperti SIPRAJA, yang nantinya terpusat untuk mengintegrasikan layanan sehingga masyarakat dapat mengurus pelayanan dengan lebih baik melalui ponsel," ucapnya.

Ia menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas, yang harus didukung oleh partisipasi aktif dari mahasiswa. Ia juga menyatakan bahwa jika mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) ingin berdiskusi dengan pasangan Bandi-Mimik, mereka dipersilakan untuk melakukannya.

"Kepemimpinan yang berintegritas harus didukung oleh partisipasi mahasiswa. Jika mahasiswa UMSIDA ingin berdiskusi dengan Bandi-Mimik, kami terbuka untuk itu," katanya.

Nanang menekankan pentingnya peran mahasiswa yang penuh semangat untuk berkontribusi dalam pembangunan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menciptakan sinergi demi kemajuan Sidoarjo. Ia berharap mahasiswa dapat lebih kreatif dalam upaya membangun daerah ini.

"Ke depan, mahasiswa AP yang energinya masih melimpah diharapkan dapat lebih kreatif dalam membangun UMKM dan menciptakan sinergi agar Sidoarjo dapat berkembang dengan baik," pungkasnya.

Hendra berharap, 14 program kebaikan dapat berkolaborasi dengan akademisi karena ia percaya bahwa program-program tersebut sangat baik dan komprehensif.

"14 program kebaikan dapat berinteraksi positif dengan akademisi karena kami yakin program-program ini sangat bagus dan berkualitas," ujarnya. (cat/mar) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO