Penasihat DWP Kemensos, Fatma Saifullah Yusuf, ketika foto bersama usai menyerahkan bantuan kepada para penyandang disabilitas. Foto: YUDI ARIANTO/BANGSAONLINE

Fatma juga berharap Kemensos bisa menggelar program khitan massal anak disabilitas di daerah lain. Ini sebagai komitmen Kemensos terhadap kesehatan anak-anak disabilitas di Indonesia.
”Insyaallah dengan Dharma Wanita Kementerian Sosial, akan mengadakan khitanan massal di semua sentra atau di 4 sentra terbesar atau terpadu dan ini adalah momentum yang sangat baik untuk adik-adik disabilitas,” tuturnya.
Ia pun menyampaikan harapan dan keinginannya agar para penyandang disabilitas bisa bahagia, dan mendapatkan tempat seperti masyarakat pada umumnya.
” Mereka memiliki hak yang sama dengan orang-orang seperti kita, berhak untuk bahagia dan mendapatkan tempat di masyarakat. Tetap semangat,” pungkasnya.
Khitanan massal yang diikuti oleh sebanyak 85 peserta disabilitas itu dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani dan Kepala Dinas Sosial Kota Suravaya Anna Fajriatin. Tercatat, peserta khitanan massal termuda berusia 11 bulan dan tertua 20 tahun.
Momentum Hari Disabilitas Internasional 2024 di Surabaya juga dilakukan penyerahan bantuan kepada para pentandang disabilitas. Bantuan tersebut berupa Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) kepada 126 penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus di Surabaya Raya dan Solo Raya.
Bantuan tersebut berupa 85 paket khitan dan nutrisi anak berkebutuhan khusus di Surabaya Raya, 41 paket khitan dan nutrisi anak berkebutuhan khusus di Solo Raya, 4 unit kursi roda adaptif, serta 1 unit alat bantu dengar. Kemudian, 1 unit protese atas lutut, 1 unit orthosis berupa Angkle Foot Orthosis (AFO), serta 1 unit orthosis berupa Denis Brown Splint (DBS), dengan total bantuan yang diserahkan senilai Rp192.060.000,00. (ari/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




