4. Menghindari fitnah, perkataan kotor, provokasi, baik langsung maupun di media sosial
5. Menghindari money politic
6. Berpegang teguh pada 9 pokok pedoman politik Nahdhatul Ulama
7. Mengimbau kepada penyelenggara pemilu, baik KPU, Bawaslu, dan aparat agar menjunjung tinggi integritas dan netralitas.
Sementara, KH. Makki Nasir, Ketua PCNU Bangkalan, menegaskan bahwa NU secara peraturan tidak berpolitik praktis.
"Akan tetapi NU berpolitik kebangsaan, bagaimana mengawal warga agar aktif dalam membangun demokrasi di Indonesia, dan juga menjaga etika, moral, dan situasi," jelasnya.
"Masyarakat Madura bebas memberikan pilihannya, sesuai hati nuraninya," pungkasnya. (uzi/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




