Dr (HC) KH Afifuddin Muhajjir. Foto: MMA/bangsaonline
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ulama ahli Ushul Fiqh, Dr (HC) KH Afifuddin Muhajir, mengatakan bahwa para kepala daerah, baik gubernur maupun bupati dan wali kota, yang menang dalam konstenstasi politik Pilkada tak boleh menggelar syukuran atau tasyakuran. Kenapa?
Diwawancarai BANGSAONLINE, Kiai Afifuddin Muhajir yang juga Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo Jawa Timur itu lalu menyitir Hadits Nabi Muhammad SAW.
BACA JUGA:
- Sudah Shalat Witir saat Tarawih, Apa Perlu Shalat Witir Lagi usai Shalat Tahajud dan Shalat Hajat?
- Bantah Undang Dullo Sampang, Bupati dan Wabup Pamekasan Angkat Bicara soal Video Viral
- Bupati Malang Tegaskan Dukungan Petani dan Ketahanan Pangan di Pelantikan 1.000 PAC HKTI
- Sinergi Malang Raya di Peringatan HUT ke-51 Perumda Tugu Tirta Jadi Simbol Kuat Jaga Sumber Daya Air
Menurut dia, Sahabat Abu Dzar pernah meminta pekerjaan/jabatan kepada Nabi Shallallahu alaihi wasallam. Maka beliau bersabda:
يايا أبا ذر ، إنك ضعيف، وإنها امانة، وإنها يوم القيامة خزي وندامة إلامن أخذها بحقها وأدى الذي عليه منها
Artinya: Wahai Abu Dzar, kamu lemah, sedangkan jabatan itu amanah, dan pada hari kiamat nanti jabatan menjadi kehinaan dan penyesalan kecuali jabatan yang diperoleh oleh orang yang memiliki kapasitas dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.
“Dari Hadits itu jelas sekali bahwa jabatan itu merupakan amanat dan tanggungjawab berat yang berkonsekwensi penyesalan pada hari kiamat bila tidak dilaksanakab dengan sebaik baiknya,” tegas Wakil Rais 'Aam Syuriah PBNU itu kepada BANGSAONLINE, Selasa (3/12/2024).
Menurut Kiai Afif – panggilan Kiai Afifuddin Muhajir, ketika seseorang baru mendapatkan amanat berupa jabatan publik seperti bupati, wali kota, gubernur, presiden dan sebagainya, tidak tepat dia mengadakan syukuran.
“Karena dia belum bisa meyakini dan memastikan bahwa dia bisa menunaikan amanat sebagaimana mestinya,” kata kiai asal Sampang Madura itu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




