Ketua Komisi B DPRD Bangkalan: Pemotongan Kapal Ilegal Berdampak Buruk ke Warga dan PAD

Ketua Komisi B DPRD Bangkalan: Pemotongan Kapal Ilegal Berdampak Buruk ke Warga dan PAD Ketua Komisi B DPRD Bangkalan, Hotib Marzuki

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ketua Komisi B , Hotib Marzuki, mengatakan usaha pemotongan kapal bekas yang berada di pesisir kawasan , Kecamatan , Bangkalan, yang sudah berlangsung puluhan tahun tahun tak berkontribusi apapun pada kas negara.

"Tidak ada penambahan pendapatan asli daerah (PAD) dari usaha pemotongan kapal di sana. Satu persen pun tak ada yang masuk ke kas negara," kata Hotib kepada BANGSAONLINE, Jumat (25/10/2024).

Hotib yang juga warga mengaku heran bagaimana usaha pemotongan kapal di yang tak berizin tersebut bisa terus beroperasi.

Tak hanya ilegal, kata Hotib, kegiatan pemotongan kapal berdampak pada pencemaran lingkungan di dan Desa . Hal ini karena limbah serpihan besi, polusi udara dan kebisingan yang dirasakan penduduk desa setempat.

"Hanya kiriman polusi udara bagi warga sekitar, bahkan menimbulkan kesehatan warga terdekat kurang baik," ucapnya.

Selain itu, limbah dari proses pemotongan besi dan serpihan yang terbuang mencemari air laut sehingga berpotensi merusak ekosistem laut.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO