BLITAR, BANGSAONLINE.com - Apel peringatan bulan bakti Karang Taruna digelar Pemerintah Kabupaten Blitar di Alun-Alun Kantor Pemkab Blitar, Sabtu (28/9/2024).
Mengambil tema "Memperkokoh Kesetiakawanan Sosial", apel tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar Izul Marom.
BACA JUGA:
- PAD Kabupaten Blitar 2025 Hampir Capai Target, Dewan Soroti Retribusi
- ASN di Blitar Wajib Hadir ke Kantor, Bupati Sebut WFA Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
- Bupati Rijanto Apresiasi DPRD atas Pengesahan Enam Perda Strategis untuk Kemajuan Kabupaten Blitar
- Pemkab Blitar Revitalisasi Lahan Eks Pasar Kanigoro Jadi Ruang Publik
Dalam arahannya, Izul berharap warga Karang Taruna se-Kabupaten Blitar semakin eksis, inovatif, dan berkontribusi terhadap pembangunan di Kabupaten Blitar.
Dalam sambutannya, dia menuturkan bahwa Indonesia telah mengalami bonus demografi sejak tahun 2015 dengan periode puncaknya diperkirakan terjadi pada periode 2020- 2035. Bonus demografi dapat memberikan potensi besar bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial di Indonesia.
"Namun, jika tidak dibarengi dengan upaya yang tepat, bonus demografi dapat berdampak buruk, seperti bertambahnya angka pengangguran, penurunan tingkat produktivitas masyarakat dan negara, serta meningkatkan beban ekonomi," jelas Izul Marom.
Karena itu, Izul Marom mengajak memaksimalkan bonus demografi. Pemerintah dapat melakukan intervensi kesehatan dan pendidikan, terutama sejak anak masih dalam kandungan.
"Selain itu, pemerintah juga perlu mendorong terciptanya SDM yang berkualitas dan berdaya saing global. Untuk itu, di Kabupaten Blitar pembangunan sumber daya manusia, khususnya pemuda, menjadi salah satu prioritas pembangunan," tegasnya.
Izul Marom mengingatkan, dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tahun 2021-2026 yang menyebutkan bahwa salah satu sasaran Pembangunan Kabupaten Blitar adalah meningkatnya kualitas pemuda.
Sedangkan salah satu indikator tingginya kualitas kepemudaan adalah tingginya partisipasi pemuda dalam organisasi sosial. Dengan demikian, semakin tinggi partisipasi pemuda dalam karang taruna, maka kualitas pemuda diharapkan semakin meningkat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




